Resource:   E-Libray    E-learning    Penjaminan Mutu    Keperawatan    ARS    Siakad     PMB

    Image

    Lulusan Program Studi ARS STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumena adalah administrator kesehatan profesional yang mampu mengelola fasilitas kesehatan secara efektif, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien, dengan kompetensi global namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal Maluku.

    🎯 "Lulusan ARS STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumeten: Kompeten Secara Global, Berakar Secara Lokal, Siap Melayani."

    Mengapa Pilih Prodi ARS

    Relevan dengan Kebutuhan Industri
    Lulusan siap kerja di Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, BPJS, dan organisasi kesehatan dengan kompetensi manajerial yang dicari pemberi kerja.

    Konteks Lokal yang Kuat
    Satu-satunya prodi ARS di Maluku yang mengintegrasikan kearifan lokal (Pela, Masohi, Gandong) dan tantangan kesehatan kepulauan dalam kurikulum.

    Kemitraan Luas
    Akses magang dan jaringan profesional dengan 10+ RS/Dinkes mitra: Rumkit TK III RS Prof Dr JA latumeten, BPJS Kesehatan, dan Dinkes Provinsi Maluku.

    Pembelajaran Inovatif
    Tidak hanya teori: case-based learning, simulasi OSCE administratif, proyek perbaikan faskes, dan magang terintegrasi.

    Profil Lulusan Program Studi ARSS

    Pendidikan Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKes RS Prof. Dr. JA Latumeten melaksanakan kegiatan pendidikan yang menghasilkan lulusan Sarjana Kesehatan (S.Kes) yang mampu menjalankan tugas dan peran sebagai:

    1. Leader: Lulusan memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dan berperan sebagai pemimpin pada bidang: 1) Pelayanan Medik terutama rawat inap; 2) Diklat; 3) Perencanaan Program; 4) Litbang; 5) Umum; 6) Kepegawaian; 7) Pemasaran; 8) Perbekalan dan Logistik Umum. lulusan juga mampu menjalankan tugas dan berperan sebagai pemimpn ketatausahaan/instalasi.
    2. Administrator: Lulusan memiliki kemampuan sebagai penyelenggara kegiatan administrasi rumah sakit mulai dari perencanaan sampai monitoring evaluasi kegiatan perumahsakitan.
    3. Communicator:  Lulusan memiliki kemampuan sebagai pemberi arahan dan bimbingan kepada rumah sakit dan klien dalam penyelesaian masalah perumahsakitan serta kemitraan.
    4. Educator:   Lulusan memiliki kemampuan sebagai pendidik materi-materi perumahsakitan seperti pendidikan dan pelatihan di rumah sakit atau sebagai tenaga pengajar di institusi pendidikan
    5. Researcher:  Lulusan memiliki kemampuan sebagai pengkaji masalah perumahsakitan guna mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah perumahsakitan di Indonesia dan internasional.
    6. Innovator: Lulusan memiliki kemampuan sebagai pembuat inovasi dalam strategi pemecahan masalah perumahsakitan, seperti tim promosi kesehatan, tim pemasaran RS, tim mutu RS